Pengenalan Sistem Operasi - Part 2 Extended Machine View
Operating System

Pengenalan Sistem Operasi - Part 2 Extended Machine View

Fungsi dari sistem operasi adalah sebagai sebuah extended machine yang fungsinya menjembatani antara pengguna (user) dengan hardware

irvan

17-01-2026 424

Fungsi dari sistem operasi adalah sebagai sebuah extended machine yang fungsinya menjembatani antara pengguna (user) dengan hardware. Sebuah arsitektur komputer dapat terdiri dari set intruksi, organisasi memory, input / output, struktur bus, dan Bahasa mesin lain yang tingkatannya masih primitive dan canggung untuk memprogram terutama bagian input / output. Sebagai contoh sebuah hardisk modern SATA (Serial ATA) yang digunakan pada kebanyakan komputer untuk menuliskan atau membaca hardisk ini membutuhkan waktu yang kompleks dan komplikasi, dengan bantuan sistem operasi yang terdapat banyak driver untuk mengontrol perlengkapan I/O, sistem operasi menyediakan sebuah layer (lapisan) abstraksi untuk menggunakan hardisk ini. Dengan menggunakan abstraksi ini, program dapat di buat, di tulis atau di baca dari hardisk ke pengguna tanpa harus berhubungan dengan detail yang komplikasi bagaimana hardware sebenarnya bekerja.

Abstraksi ini merupakan sebuah kunci untuk mengelola sebuah kompleksitas ini. Abstraksi yang baik mengubah tugas yang tidak mungkin menjadi dua hal yang dapat dikelola. Yang pertama adalah mendefinisikan dan menerapkan abstraksi . Kedua adalah menggunakan abstraksi ini untuk memecahkan masalah yang ditangani. Pekerjaan dari sistem operasi adalah membuat abstarksi yang baik dan mengimplementasikan dan mengendalikan objek – objek abstraksi yang sudah dibuat.

Salah satu tugas utama dari sistem operasi adalah untuk menyembunyikan bagaimana perangkat keras (hardware) bekerja dan mempresentasikan program dengan baik, elegan dan konsisten. Sistem operasi mengubah sesuatu yang terlihat rumit dah sulit dimengerti mengenai cara kerja perangkat keras (hardware) menjadi terlihat indah pada sisi penglihatan pengguna (user).